Monday, 5 December 2016

simulasi konsumsi, investasi, dan tabungan

KONSUMSI, TABUNGAN DAN INVESTASI

A.    DESKRIPSI PEMBELAJARAN
Tujuan pembelajaran ini adalah untuk menerapkan bagaimana konsumsi, tabungan, dan investasi saling berkaitan. Pada pembelajaran ini siswa akan memperagakan atau bermain peran dimana siswa akan memerankan sebagai konsumen dan sebagai produsen, kemudian akan ada siswa yang menjadi bank dan penyedia investasi.

B.     PENGANTAR
Pada pembelajaran ini siswa akan memahami bagaimana cara memanajemen uang yang dia miliki agar bisa menggunakan uang semaksimal mungkin dan seminimal mungkin. Dalam konteks seminimal mungkin yaitu konsumen akan memperoleh bahan untuk memenuhi kebutuhannya dengan harga serendah mungkin dan semuanya telah di penuhi sehingga sisa uang yang dimiliki dapat dialokasikan untuk investasi atau menabung. Untuk produsen akan memperoleh pendapatan semaksimal mungkin dari penjualannya dan memperoleh laba sebanyaknya dengan menjual barang dengan harga tinggi yang konsumen mau untuk membelinya. Selain itu, produsen dituntut untuk berusaha mendapatkan dana sebanyak-banyaknya dari penyedia investasi dan bank untuk keperluan modal. Sehingga laba yang di peroleh banyak sehingga dapat di gunakan untuk modal dan membeli bahan baku.

C.    TUJUAN
Adanya simulasi pembelajaran ini agar siswa dapat pengalaman mengenai sistem pembelajaran yang berbeda dengan pembelajaran sebelumnya. Pembelajaran ini akan merangsang keaktifan siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.

D.    ALAT BANTU PENGAJARAN
Siapakan materi simulasi sebelum kelas di mulai, siapkan alat pendukung yang dibutuh kan agar mempercepat jalannya simulasi yaitu mengandakan sejumlah uang yang dibutuhkan dalam kelas kemudian potong-potong, mengandakan list barang pokok yang akan di beli konsumen sebanyak yang dibutuhkan, memotong dan mengandakan list belanja yang akan di bagikan ke siswa yang bertindak sebagai konsumen. Potong dan gandakan sertifikat saham sebanyak yang dibutuhkan, gandakan dan potong buku tabungan sejumlah banyaknya yang berperan sebagai konsumen. Menyiapkan tanda pengenal untuk membedakan siswa yang berperan sebagai konsumen, produsen, bank dan penyedia investasi.
Alat dan bahan:
1.      Uang peraga pecahan Rp 20.000,00 (Lampiran 1)
2.      Sertifikat saham (Lampiran 2)
3.      Gambar kebutuhan sehari-hari yaitu sabun, minyak goreng, beras, telur, daging ayam, daging ikan, susu, tahu tempe, sayur, dan buah  (Lampiran 3)
4.      List belanja yang harus di beli konsumen ke pasar. (Lampiran 4)
5.      Kertas tabungan (lampiran 5)
6.      Tanda pengenal (lampiran 6)
7.      Tugas individu setelah simulasi (lampiran 7)


Kegiatan 1
1.      Petunjuk Simulasi
a.      Konsumen 
Tugas utama konsumen  yaitu bagaimana konsumen bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan uang yang telah diberikan. Konsumen harus memperoleh atau mencukupi kebutuhan sehari-harinya  yang telah di tentukan di dalam kertas. setiap  orang yang berperan menjadi konsumen  akan memperoleh komposisi kebutuhan yang berbeda-beda karena setiap orang pada hakikatnya berbeda-beda  dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setiap masing-masing orang  akan di berikan uang sejumlah 15 lembar uang RP 20.000,00. Untuk setiap barang kebutuhan harga yang di tetapkan minimal RP 5.000,00 dan maksimal Rp 20.000,00 per item. Sehingga para konsumen harus pandai-pandai dalam menawar barang yang mereka butuhkan sehingga sisa uang yang mereka miliki  banyak, sisa uang tersebut digunakan sebagai tabungan. Sisa uang yang mereka miliki akan mereka tabung di bank yang telah di sediakan. Setiap konsumen yang menabung akan mendapatkan bukti tabungan yang diberikan oleh bank tersebut.

b.      Produsen
Tujuan utama produsen yaitu adalah bisa menjual  barang yang mereka jual dan mendapatkan dana investasi dari penyedia investasi dan bank sebanyak mungkin, terdapat 10 gambar kebutuhan pokok, setiap produsen akan diberikan sejumlah daftar barang berupa gambar- gambar kecil kebutuhan pokok yaitu minyak goreng, shampo, sabun, telur, daging ayam, ikan, sayuran, buah. Susu, dan tahu tempe. Setiap produsen akan diberi masing-masing 3 item untuk setiap barang sehingga total barang yang akan mereka jual yaitu sebanyak 30 barang untuk masing-masing produsen. Karena setiap konsumen di beri daftar belanja yang berbeda-beda. Sehingga apa bila mereka memerlukan barang yang akan mereka beli dan ternyata misal produsen A sudah tidak punya barang yang mereka butuhkan, konsumen akan mebeli ke produsen lain dengan harga yang mereka sepakati. Setelah itu produsen akan berusaha mendapatkan dana dari bank dan investasi dengan cara menunjukkan produk mereka bahwa produk mereka laku di pasar dan mendapatkan laba banyak.

c.       Bank
Bank bertugas sebagai tempat untuk menyimpan sisa uang konsumen yang telah digunakan untuk berkonsumsi, setiap konsumen membelanjakan uang mereka sesuai dengan kebutuhannya. Mereka harus menyimpan uang yang mereka miliki di bank, setiap konsumen akan memiliki sisa tabungan yang berbeda-beda karena masing-masing konsumen akan di beri kartu daftar belanja yang setiap orang tidak sama. Selanjutnya dana sisa dari konsumen akan disalurkan kepada produsen untuk modal.

d.      Penyadia Investasi
Penyedia investasi di sini bertindak sebagai tempat untuk membeli saham, tugas penyedia investasi yaitu mereka akan menjual saham kepada penjual di pasar dengan harga saham perlembar yaitu Rp 20.000 dan menyalurkan dana ke produsen.

e.       Skema Penjelasan Tentang Harga
Simulasi ini menggunakan uang pecahan Rp 20.000,00 sehingga tidak ada pecahan uang lain dalam kegiatan simulasi ini. Akan disediakan 10 macam barang pokok yang harus mereka beli. Batas harga minimal yang ditentukan yaitu macam-macam item yaitu sebesar Rp 5.000,00 dan paling mahal Rp 20.000,00. Karena tidak ada pecahan selain Rp 20.000,00  maka harus ada kesepakatan harga  dengan menggabungkan barang-barang. Sebagai contoh 3 item beras, telur minyak Rp 20.000. dengan ketentuan kedua belah pihak setuju dengan harga tersebut. 

2.      Langkah Kerja
1)      Jelaskan ke siswa apa saja tujuan dari konsumsi, tabungan dan investasi.
2)      Dalam simulasi ini siswa  memperagakan bagaimana masyarakat sebagai konsumen dan produsen dan memperagakan bagaimana cara berkonsumsi, menabung, dan investasi dengan benar. Selain itu sebagian peserta didik juga berperan sebagai produsen dimana produsen sebagai penyedia barang dan tempat berinvestasi.
3)      Dalam simulasi ini konsumen yang mempunyai barang dan jumlah tabungan dan investasi paling banyak adalah pemenangnya. Sementara itu produsen yang mempunyai dana paling banyak adalah pemenangnya.
4)      Urutan simulasi ini mula-mula peserta didik dibagi menjadi 2 kelompok yaitu sebagai produsen dan konsumen.
5)      Ada dua peserta didik menjadi bank dan penyedia investasi.
6)      Membagikan peraga alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu tanda pengenal konsumen , produsen, bank ekonomi, dan penyedia investasi di letakkan di meja sehingga peserta didik mengetahui dimana untuk menyimpan uang dan peserta didik sebagai produsen dapat mendapatkan dana dari bank dan penyedia investasi.
7)      Kelompok sebagai konsumen akan diberikan list barang yang harus dibelanjakan secara acak (lampiran 4), setiap siswa akan diberikan satu kartu list barang belanjaan  dengan jumlah 10 keperluan yang harus mereka beli dengan menawar sehingga mereka dapat harga serendah-rendah nya, barang tersebut berupa barang kebutuhan pokok. Selain itu konsumen akan biberikan uang tunai ( lampiran 1) sejumlah 15 lembar uang Rp 20.000,00 sehingga total nominal adalah Rp 300.000,00  yang digunakan untuk membeli barang.
8)      Kelompok sebagai produsen akan diberikan barang yang dibutuhkan oleh konsumen yaitu 3 sabun mandi, 3 minyak goreng, 3 beras,3  telur, 3 daging ayam, 3 daging ikan, 3 susu,3  tahu tempe, 3 sayur, dan 3 buah  (Lampiran 3) sehingga total yang mereka miliki untuk masing-masing produsen adalah 30 buah.
9)      Konsumen dan produsen akan melakukan interaksi di pasar untuk bertransaksi dimana konsumen akan membeli barang dari produsen. Konsumen harus bisa membagi uang yang diberikan untuk membeli barang, menabung dan investasi. Konsumen harus pandai-pandai untuk menawar agar memperoleh barang yag dibutuhkan dengan harga serendah-rendahnya dan memperoleh barang sebanyak-banyaknya. Sedangkan produsen  harus menjual barang dengan harga setinggi-tingginya agar memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya.
10)  Setelah konsumen selesai membeli seluruh barang yang mereka butuhkan mereka harus menyimpan uang sisa dari konsumsi mereka untuk mereka tabung di bank ekonomi dan penyedia investasi, sedangkan produsen harus berusaha mendapatkan dana dari bank dan penyedia investasi.
11)  Setelah kegiatan selesai siswa yang menjadi konsumen menghitung siapa yang memperoleh tabungan yang terbanyak dan sudah bisa membeli seluruh barang pokok yang mereka butuhkan. Jadi semua siswa wajib membeli list barang yang harus mereka beli. Untuk menentukan siswa yang menjadi pemenang yang berperan sebagai produsen adalah siapa yang mendapatkan dana terbanyak.
12)  Setelah itu siswa mengerjakan dan mendiskusikan lembar kerja pada lampiran 7 


Lampiran 1 uang

uang-20-ribuan.jpg (382×163) uang-20-ribuan.jpg (382×163) uang-20-ribuan.jpg (382×163) uang-20-ribuan.jpg (382×163) uang-20-ribuan.jpg (382×163)


Lampiran 2 Sertifikat Saham


 





























Lampiran 3. Gambar kebutuhan sehar-hari
         
http://www.pasarinduk.id/wp-content/uploads/2016/04/Sunco_Minyak_Goreng-2liter.jpgDettol-comp.jpg (1125×850)                                      







https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrgMVWId-UWzbmC3uge7wukfqB06ih2hHebAlEKKsludAY6PtsOiwRRwsIQG9oLpmIQ6orIuCIGvWZIolBgae13Sh4UNRVA5OU8mdjwgdlMKNnbFql_RoWSXqH4QkcpCDBBZDfIRE__WW-/s1600/Ikan+Laut.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjL_OjbVNuuSXL_NgKkODyFJeaFGdrHpued-ORKZkSS5mCz9IdfyrpaN1aZTPjfPUVK7IaWHu8zKJU0oml8WArRsFrS5lBMF6UvzRgnXxsKeq8Hcl_SsgVgaMb6tdKDbncqh4RBuiB_9KkZ/s1600/sayuran+untuk+ambeien.png


9556001008633-500x500.jpg (500×500)https://www.static-src.com/wcsstore/Indraprastha/images/catalog/full/karedoku_hotel-organik-premium-beras-merah-2-kg_full01.jpg







http://poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2013/01/ilustukang1.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjghmcCIltCS_qsrb7O53jQa4BZbOGxTXp0Apnob2he6_IRhfT5rQ3ZKjKGdbLmHH78ld7nldNI9avytuKmVG0ay9WXGWw1iYAshzrSKNryQwpQqoKJFTlp3HQEFZAAsvbWOOhE92XsrDsN/s1600/apakah-kedelai-baik-untuk-pcos.jpg

http://www.ahlinyaobatherbal.com/wp-content/uploads/2015/09/Buah-buahan-Makanan-dan-minuman-yang-mengandung-kolagen.jpg







https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhyNvA-l04Ztkdd65AsuoVYQiFEcMq8Ne9XBjC79TJzH9l1-8LxvKBKIVibt4d2qNsCSxKOj0u5A8CAkl5rYYJcM7I53loxfPq5hZG9sn3Vb2XeLxrZZ9rVJqP2WW06C7dNCZ6JcJnicDg/s1600/daging-ayam-620x330.jpg





Lampiran 4 Daftar belanja
Text Box: 1 shampo, 2 bungkus minyak, 1 sayuran, 3 susu, 2 tahu tempe , 1 buah
Text Box: 1 ikan , 2 bungkus minyak, 1 sayuran, 3 susu, 2 tahu tempe , 1 buah
Text Box: 2 shampo, 1 bungkus minyak, 1 sayuran, 1 susu, 2 tahu tempe , 1 buah , 1 sayuran, 1 telur 



Text Box: 2 ayam. 2 beras, 2 sabun, 2 sayuran, 2 buah
Text Box: 1 susu, 2 tahu tempe, 2 buah, 3 ikan, 1 minyak goreng , 1 sayuran 

Text Box: 2 susu, 2 tahu tempe, 2 sayuran, 2 ayam
Text Box: 1 sabun, 1 minyak, 1 sayuran, 1 ikan, 1 beras, 1 susu, 1 tahu tempe, 1 telur, 1 buah , 1 ayam
Text Box: 2 sabun, 2 minyak 2 sayuran, 2 ikan, 2 beras
Text Box: 3 sabun, 2 ayam, 1 minyak, 1 buah, 2 sayuran, 1 telur
Text Box: 2 susu, 2 tahu tempe, 2 telur, 2 buah 2 ayam
Text Box: 2 susu, 1 sabun, 3 ayam, 1 buah, 2 minya goreng, 1 sayuran
Text Box: 2 tahu tempe, 2 ikan, 3 beras, 3 susu
 





























Lampiran 5 Kertas Tabungan
Text Box: BANK EKONOMI
Nama : 
Jumlah Tabungan :
Text Box: BANK EKONOMI
Nama : 
Jumlah Tabungan :
Text Box: BANK EKONOMI
Nama : 
Jumlah Tabungan :
Text Box: BANK EKONOMI
Nama : 
Jumlah Tabungan :
Text Box: BANK EKONOMI
Nama : 
Jumlah Tabungan :
 




























                                                                                                                         
Lampiran 6 Tanda Pengenal
Text Box: Produsen
Text Box: BANK EKONOMI
Text Box: PENYEDIA INVESTASI

Text Box: Konsumen


Lampiran 7 Materi
KONSUMSI DAN INVESTASI

A. Konsumsi dan Tabungan
1. Pengertian Konsumsi (Consumption) dan Tabungan (Saving)
Jika kalian menyempatkan diri untuk makan pagi dengan menghabiskan
sepiring nasi sebelum berangkat ke Sekolah berarti kalian telah melakukan
kegiatan konsumsi. Demikian juga ketika berangkat ke sekolah kalian memakai
baju, sepatu serta tas, berarti kalian sedang melakukan kegiatan konsumsi.
Makan sepiring nasi berarti kalian melakukan kegiatan mengkonsumsi barang
yang habis dalam sekali pakai. Memakai baju, sepatu atau tas juga melakukan
kegiatan mengkonsumsi barang yang tidak habis dalam sekali pakai atau bisa
dipakai berualang-ulang.
Contoh-contoh aktivitas konsumsi di atas maka kalian dapat menyimpulkan
pengertian konsumsi adalah sebuah aktivitas guna menghabiskan atau
mengurangi nilai guna suatu barang. Contoh kegiatan mengkonsumsi sepiring
nasi (habis pakai), maka pengertian konsumsi adalah sebuah aktivitas guna
“menghabiskan” nilai guna suatu barang. Contoh memakai baju, sepatu atau
tas berarti kalian melakukan kegiatan mengkonsumsi barang yang tidak habis
dalam sekali pakai, maka pengertian konsumsi yang lebih tepat adalah sebuah
aktivitas guna “mengurangi” nilai guna suatu barang.
Kenyataan sehari-hari di masyarakat, didapat suatu pola bahwa pada
masyarakat yang tingkat pendapatannya masih rendah maka tingkat
konsumsinya-pun terbatas. Pada masyarakat yang tingkat pendapatannya
semakin tinggi maka konsumsinya-pun meningkat. Oleh karena itu, jika
konsumsi dikaitkan dengan tingkat pendapatan, di dapat pola hubungan semakin
tinggi tingkat pendapatan seseorang maka akan semakin tinggi tingkat konsumsi
seseorang. Dari hubungan ini dapat disimpulkan bahwa konsumsi merupakan
fungsi dari pendapatan siap pakai (disposable income). Sedangkan pendapatan
siap pakai adalah pendapatan setelah dikurangi pajak penghasilan.
Pola konsumsi masyarakat pada umumny tidak akan menghabiskan semua
pendapatannya untuk dikonsumsi. Biasanya akan ada sebagian pendapatan yang
disisihkan untuk ditabung. Oleh karena itu tabungan dapat diartikan sebagai
sisa pendapatan setelah dikurangi untuk konsumsi.

2. Fungsi Konsumsi dan Fungsi Tabungan
Hubungan antara tingkat konsumsi dan pendapatan diformulasikan dalam
fungsi konsumsi, sementara hubungan antara tingkat tabungan dengan tingkat
pendapatan dirumuskan dalam fungsi tabungan. Jadi fungsi konsumsi
menunjukkan hubungan antara tingkat konsumsi dengan tingkat pendapatan.
Sedangkan fungsi tabungan menunjukkan hubungan antara tabungan dengan
tingkat pendapatan. Bila pendapatan meningkat, konsumsi dan tabunganpun
ikut meningkat dengan proporsi yang lebih kecil dari kenaikan pendapatan.
Pendapatan merupakan penjumlahan antara konsumsi dan tabungan.
Tabel berikut ini untuk menunjukkan gambaran atau ilustrasi hubungan
tingkat pendapatan suatu masyarakat dengan tingkat konsumsi dan tingkat
tabungan yang ada di masyarakat tersebut.

B. Investasi
1. Pengertian Investasi
Pengertian investasi diartikan sebagai pengeluaran yang ditujukan untuk
menambah atau mempertahankan persediaan modal atau persediaan kapital
(capital stock). Perlu kita sadari bahwa pengertian investasi dalam ekonomi
berbeda dengan istilah investasi yang dipergunakan sehari-hari. Contoh
pembelian barang maupun jasa seperti gedung, mesin, peralatan dan pendidikan
dapat digolongkan sebagai investasi, tetapi pembelian surat berharga seperti
obligasi, dan saham bukan merupakan investasi dalam pengertian ekonomi,
alasannya karena pembelian obligasi dan saham hanya merupakan pertukaran
kertas berharga dan tidak ada kapasitas produksi baru yang diciptakan. Dalam
pertukaran kertas berharga tersebut tidak ada investasi real dalam perekonomian.
Tetapi jika seseorang memiliki saham kemudian dijual dan uangnya
dipergunakan untuk membeli mesin-mesin, gedung dan peralatan lain, maka
pengeluaran ini dapat diartikan sebagai investasi dalam arti ekonomi

Secara garis besar investasi dapat digolongkan menjadi 5 (lima) macam
yaitu:
a. Investasi tetap, investasi perusahaan yang terdiri dari: pengeluaran
perusahaan untuk mesin-mesin, perlengkapan, bangunan yang semuanya
bersifat tahan lama.
b. Investasi untuk perumahan khususnya rumah tempat tinggal.
c. Investasi yang berupa penambahan persediaan atau inventory.
d. Investasi Bruto atau Investasi Kotor yaitu semua tambahan barang-barang
modal (stock capital) selama periode tertentu, baik tambahan yang benarbenar
baru ataupun tambahan barang-barang modal yang sifatnya untuk
penggantian barang-barang modal yang sudah ada (replecement).
e. Investasi Netto atau Investasi Bersih yaitu semua tambahan barang-barang
modal (stock capital) selama periode tertentu yang benar-benar baru. Dalam
investasi bersih ini tidak diperhitungkan tambahan barang-barang modal
yang sifatnya untuk penggantian barang-barang modal yang sudah ada
(replecement). Investasi Netto bisa dicari dari Investasi Bruto dikurangi
dengan penggantian (replacement) atau untuk penyusutan (depresiasi).

Lampiran 8 Soal Evaluasi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat !
1. Jelaskan pengertian konsumsi!
2. Jelaskan pengertian menabung!
3. Jelaskan pengertian investasi!
4. Mengapa status sosial memengaruhi konsumsi seseorang?
5. Jika tingkat bunga naik, apakah konsumsi turun? Berilah alasan!

JAWABAN
1.      pengertian konsumsi adalah sebuah aktivitas guna menghabiskan atau mengurangi nilai guna suatu barang.
2.      Menabung adalah kegiatan menyisihkan pendapatan dengan jumlah tergantung kemampuan kita dan sewaktu-waktu dapat kita ambil dalam keadaan mendesak.
3.      Pengertian investasi diartikan sebagai pengeluaran yang ditujukan untuk menambah atau mempertahankan persediaan modal atau persediaan kapital (capital stock).
4.      Karena status social menunjukkan seberapa besar orang tersebut dapat mendapatkan penghasilan. Jika penghasilan naik maka konsumsi juga ikut naik.

5.      Iya, karena orang akan tertarik dengan bunga yang lebih banyak dari pada untuk konsumsi.

No comments:

Post a Comment